Nama :Elita Karlina
Nim :1110032100017
Pa.A
Dosen : Hj. Siti Nadroh, M.Ag
Makala : IV (empat)
judul :
wu-wei
Didalam agama Tao, ada yang di sebut dengan wu wei. Dimana wuwei tersebut merupakan konsep yang unik untuk seseorang memperoleh keberhasilan dalam sebuah tindakan yang di lakukan dalam hiidupnya, baik berupa belajar, bekerja, dan apa saja yang di anggap tindakan yang dilakukan oleh manusia denga cara yang cukup menarik perhatian orang banyak dan penasaran untuk ingin tahu dan mencoba mempraktekannya. Selain konsep wuwei, ada juga filsafat wu wei dan peranan wuwei didalam pemerintahan. Pada makalah ini kami akan mencoba menjelaskan lebih banyak mengenai konsep wuwei tersebut
Konsep Wu Wei Dalam Agama Tao
Tao
memiliki konsep yang unik untuk seseorang memperoleh keberhasilan dalam sebuah tindakan yang dilakukan dalam hidup ini, baik berupa bekrja, dan apa saja yang dianggap tindakan yang dilakukan oleh manusia dengan cara yang cukup menarik perhatian orang banyak dan penasaran untuk rasa ingin tahudan mencobamempraktekkannya. Para penganut agama Tao atau para pengikut setia Lao-tzemenyebutnya dengan istilah Wu Wei. Wu Wei dapat di artikan “tanpa berbuat”,“dapat bertindak” atau sarjana Barat dapat mengartikannya dengan istilah “non action”.
menunjukan betapa pentingnya konsep Wu Wei dalam kehidupan manusia. Cukup banyak ayat-ayat Tao te Ching yang mengulas secara panjang lebar tentang Wu Wei, diantaranya:
“Tao selalu menegaskan makna tanpa tindakan bahkan tidak ada yang tertinggal untuk tidak dikerjakan”. Dalam ayat lain pada Tao te ching Wu Wei dijelaskan dalam konteks sebagai berikut: “Cara untuk bertindak ,” katanya secara sederhana “ adalah dengan hidup”. “Bertindak tanpa aksi, dan berbuat tanpa gaduh”
konsepWu Wei ini juga mendapat perhatian serius dari sarjana jepang D.T Suzuki, seorang penganut agama Zen Budhisme, yang juga menerjemahkan istilah wei sebagai to act, yang artinya “bertindak, membuat suatu pertunjukan, menghentikan pertunjukan itu, memperagakan diri sendiri.” Sedangkan Wu diartikan sebagai“kurang, tidak ada,tanpa”.
Prinsip
Wu Wei atau berbuat atau tanpa bertindak, bukalah sama sekali orang untuk tidak melakukan apapun dalam hidupnya Tanpa tindakan diartikan berbuat yang sama sekali tidak bertentangan dengan alam, atau seseorang . jangan berjuang melawan arus; sebaliknya mengalirlah bersamanyadan kita akan melewati jarak yang jauh tanpa mengalami kesulitan apapun.
Filsafat Wu wei
Wu wei merupakan konsekuensi logis filsafat tao. Segala sesuatu berjalan sesuai dengan garis edarnya. Hidup ini tumbuh atau berkembang pada jalannya. Manusia terlahir di dunia, kemudian hidup dan akhirnya mati. Tanpa ada usaha yang dilakukan oleh manusia, maka siang akan berganti menjadi malam air mengalir dari tempat yang tinggi ke rendah. Jika ada air yang mengalir dari tempat yang rendah ke tempat yang tinggi, itu berarti tidak lagi berjalan sesuai dengan aturab Wu Wei, namun sudah ada pemaksaan dari manusia,dengan dibantu oleh alat lain. Karena itu, airlah yang merupakn contoh yang paling dekat dengan Tao dalam dunia ilmiah. Tetapi merupakan bentuk pertama Wu Wei. Para penganut Tao amat kagum dengan cara air menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya dan mencaritempat-tempat yang terletak paling rendah. Namun, walaupun ia mampu menyesuaikan diri, air mempunyai kekuatan yang tidak dimiliki oleh benda-benda keras dan gampang rusak.
Wu wei dalam pemerintahan
Prinsip tanpa tindakan tidak hanya berlaku untuk aspek-aspek tertentu saja, tapi juga berlaku dalam semua aspek kehidupan manusia selama ini. Salah satu bidang yang diminati oleh Lao tse adalah bidang pemerintahan, karena bidang ini sangat berhubungan dengan system pemerintahan raja-raja masa lampau dan berlaku dala kekaisaran. Satu-satunya yang banyak dirujuk dalam Tao te Ching adalah Tao itu sendiri, karena Tao diyakini sebagai sumber segala sesuatu yang ada di muka bumi ini.banyak gagasan tentang kebijakan pemerintah juga berlaku untuk manajemen maupun kehidupan sehari-hari dalam kehidupan rumah tangga. Karena dalam memimpin rumh tangga juga dibutuhkan managemen, meskipun managemen yang sangat sederhana,namuntidak sedikit orang yang gagal dalam kehidupan rumah tangga, alasannya bermacam-macam, mulai dari ketidak cocokkan satu dengan yang lainnya akibat tidak mau saling mengalah, sampai kepada adanya“ orang ketiga” yang mempengaruhi kehidupan rumah tangga.
Banyak para ahli mengatakan bahwa politik Taois dapat disamakan dengan konsep Eropa Laisse-faire, yaitu pemerintah yang paling sedikit memerintah adalah pemerintah yang baik dan bijaksana.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar