Resume
Nama : Elita Karlina
Nim :1110032100017
Dosen : Hj. Siti Nadroh, M.Ag
Pa.A
Makalah : X
Judul :
Etika dalam agama Khonghucu
Etika dalam pengertian Umum (Ensklopedia Indonesia 1980), etika
diartikan sebagai ilmu tentang kesusilaan, yang menentukan bagaimana patutnya
manusia hidup dalam masyarakat. Sedangkan Professor Dr. lin Yu Tang, dalam
bukunya yang berjudul “My Country and My People”, 1936, mengartikan
bahwa moral konfusiani itu sebagai “Upaya manusia untuk memperoleh
kebijakan dalam garis-garis kebijaksanaan dan berperilaku sebagai raja.
Untuk mengenal ajaran etika Khonghucu secara mendalam, maka kita
harus mengenal apa yang disebut dengan San Kang (tiga hubungan tata
karma), Ngo Lun (Lima norma kesopanan dalam masyarakat ), Pa Te (Delapan
sifat mulia atau delapan kebijakan ), pentingnya nilai belajar bagai manusia
dan etika terhadap makluk halus.
1. San kang (tiga hubungan
tata karma)
Pengertian dari San Kang atau tiga hubungan tata karma ini adalah :
a. Hubungan raja dengan menteri atau atasan
dengan bawahan
b. Hubngan orang tua dengan anak
c. Hubungan suami dengan istri
2. Ngo Lun (lima norma kesopanan dalam
masyarakat)
Ngo Lun itu juga disebut sebagai Wu Luen, yang artinya juga “lima norma
kesopanan dalam masyarakat”. Baik Ngo Lun, maupun Wu Luen,
mempunyai arti yang sama.
Dalam San
Kang dibicarakan tentang: (1) Hubungan raja dengan menteri atau hubungan
atasan dengan bawahan, (2) Hubungan Ayah dengan anak, (3) hubungan suami dengan
istri. Dalam Ngo Lun, ketiga hubungan tersebut ditambah dengan dua
hubungan lagi yaitu : (1) Hubungan saudara dengan saudara dan (2) Hubungan
teman dengan teman.
a. Hubungan saudara dengan saudara
b. Hubungan teman dengan teman
3. Sifat-sifat mulia dalam ajaran
khonghucu
1) Wu Chang (lima sifat yang mulia)
lima sifat mulia atau sifat dasar keluhuran budi
Tzu-chang bertanya kepada Kong Hu Cu tentang keluhuran budi. Kong Hu Cu
menjawab, “ia yang dapat memasukan lima hal ke dalam kebiasaan di mana pun di
bawah langit akan menjadi orang yang berbudi luhur.” Tzu-Chang terus bertanya
apa saja kelima hal tersebut, dan ia menjawab, “kesopanan, kemurahan hati,
kesetiaan, ketekunan, dan kebaikan hati. Bila kamu berlaku sopan, kamu tidak
akan dihina; bila kamu murah hati kamu akan memenangkan orang banyak; bila kamu
setia, orang lain akan mempercayaimu; bila kamu tekun, kamu akan berhasil; dan
bila kamu baik hati, kamu akan memimpin orang lain.” (A 17.6).
Lima sifat yang mulia (Wu Chang) terdiri dari:
a) Pengertian Ren/Jin/Jen: (cinta kasih)
b) Pengertian I/Gi : solidaritas
c) Pengertian Li/Lee : sopan
santun
d) Pengertian Ce/Ti (bijaksana)
e) Pengertian Sin : dapat
dipercaya
2) Pengertian Pa Te (delapan sifat mulia)
a) Siau/Hau
b) Thi/Tee
c) Cung/Tiong
d) Sin
e) Lee/Li
f) I/Gi
g) Lien/Liam
h) Che/Thi
3) Chun Tzu atau kuncu menurut pandangan
konghucu
Setelah seseorang dapat melaksanakan San Kang, Ngo Lun, Wu Chang, dan Pa
Te. Maka ia akan sampai pada pengertian manusia yang ideal yang oleh
khonghucu disebut Chun Tzu atau kuncu (manusia budiman).
Ini dapat di wujudkan melalui pengembangan watak dan moral yang baik
berdasarkan ajaran khonghucu. Chun tzu merupakan salah satu tujuan dari hidup
manusia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar